Pencegahan

PENANDATANGAN NOTA KESEPAHAMAN ANTARA BNN RI DAN UNUD, PENANDATANGANAN PARAREM,PENGUKUHAN RELAWAN DAN LAUNCHING DESA BERSINAR SE-BALI

Dibaca: 0 Oleh 14 Mei 2019November 7th, 2020Tidak ada komentar
PENANDATANGAN NOTA KESEPAHAMAN ANTARA BNN RI DAN UNUD, PENANDATANGANAN PARAREM,PENGUKUHAN RELAWAN DAN LAUNCHING DESA BERSINAR SE-BALI
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

 

PENANDATANGAN NOTA KESEPAHAMAN ANTARA BNN RI DAN UNUD, PENANDATANGANAN PARAREM,PENGUKUHAN RELAWAN DAN LAUNCHING DESA BERSINAR SE-BALIBadan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Universitas Udayana (UNUD) untuk bersama melaksanakan progam pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). Kerja sama diantara BNN dan Universitas Udayana dikukuhkan dengan ditangatanganinya nota kesepahaman antara kedua institusi, Selasa (14/5)  Bertempat di Ruang A.A Made Djelantik Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Kepala BNN, Komjen Pol. Drs. Heru Winarko, S.H. bersama Rektor Universitas Udayana Dr.dr. A.A. Raka Sudewi, Sp menandatangani nota kesepahaman disaksikan oleh Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. Penandatanganan nota kesepahaman meliputi beberapa hal yakni penyebaran informasi tentang P4GN, meningkatkan peran serta para akademisi Universitas Udayana sebagai relawan dan penggiat anti narkoba, pelaksanaan tes/uji narkoba di lingkungan kampus Universitas Udayana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia sesuai dengan kebutuhan kedua instansi, serta pertukaran data dan informasi terkait dengan upaya P4GN.Selain hal-hal tersebut di atas, BNN dan Universitas Udayana juga sepakat bekerja sama dalam bidang; penelitian dan pengkajian P4GN untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, teknologi, dan kebijakan publik; publikasi hasil penelitian dan pengkajian P4GN, pengembangan materi bahaya penyalahgunaan narkotika yang terintegrasikan ke dalam mata kuliah; pelaksanaan program pendidikan tinggi, pelatihan, lokakarya, seminar dan kegiatan ilmiah di bidang pencegahan dan pemberantasan, pembinaan/pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya P4GN, pemanfaatan sarana dan prasarana yang dimiliki kedua instansi dalam mendukung kerja sama tersebut serta kerja sama terkait Perawatan dna Pengembangan Anjing Pelacak BNN di Kedokterah Hewan UNUD.Bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman ini, Penanda Tanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Deputi Pencegahan dengan Wakil rektor 2 ,PKS antara Deputi Pemberdayaan Masyarakat dengan Wakil Rektor 3 , Serta Kepala BNNP Bali dengan Dekan Fakultas Kedokteran Hewan UNUD. Dalam kegiatan tersebut juga dirangkai penandatangan pararem dari 76 desa adat se-Bali, 20 desa bersih, pelantikan relawan sebanyak 76 orang. Penandatanganan ini akan dilakukan oleh Kepala BNN RI,Gubernur Bali,Walikota dan 5 Bupati se-Bali.

Dalam sambutannya Rektor UNUD Menyampaikan bahwa Kerja sama ini sangat penting bagi universitas udayana terlebih terkait tri dharma perguruan tinggi. Dunia pendidikan di indonesia perlu mendapatkan perhatian khusus terhadap bahaya narkoba. Saat ini banyak mahasiswa yang terkena penyalahguna narkoba, hal ini sangat mengkhawatirkan tentunya untuk universitas udayana, sudah tentu perlu perguruan tinggi harus menjadi garda depan dalam perlindungan peserta didik dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Pada kuliah Umum Kepala BNN RI Menyampaikan bahwa 80% penyeludupan terjadi di wilayah laut,dimana di Indonesia terdapat banyak jalan tikus yang digunakan pengedar untuk menyelundupkan narkoba. perkembangan prevalensi Penyalahgunaan Narkoba selama tahun 2008,2011, 2014 2017 berdasarkan hasil kerja sama antara BNN dengan PusliKet UI didapatkan angka prevalensi lahgun di Indonesia berada di kisaran angka 1,7 -2,2 persen atau 3-5 juta jiwa. Kedepannya kerja sama yang sudah terjalin ini akan terus dikembangkan dengan menitikberatkan Upaya pencegahan narkoba di lingkungan kampus dinilai sangat penting dilakukan. Menyongsong kesiapan Indonesia menghadapi bonus demografi 2030 mendatang, diharapkan para generasi muda bebas dari narkoba.

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel