Pencegahan

Sosialisasi Di Bidang Upaya Pencegahan Penyelundupan Narkoba Masuk Ke Dalam Blok Deteni

Dibaca: 0 Oleh 16 Sep 2021Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Kegiatan Sosialisasi di Bidang Upaya Pencegahan Penyelundupan Narkoba Masuk ke Dalam Blok Deteni bertempat di Ruang Vidcon BNNP Bali. Kegiatan diawali dengan  doa,  selanjutnya sambutan PLH Rumah Detensi (Pak Wawan)  dan dilanjutkan dengan pembukaan oleh Kepala BNN Provinsi Bali (BrigjenPol Drs.Gde Sugianyar,SH,MS.i) sekaligus memberikan beberapa arahan terkait program” P4GN di BNNP Bali. Bapak Kepala BNNP Bali  menyampaikan  upaya dalam P4GN itu adalah Soft Power ( melalui kegiatan pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, deteksi dini tes urine, kgiatan rehabilitasi) ,Hard Power ( kegiatan bidang pemberantasan) dan Smart Power ( upaya P4GN dgn pemanfaatan teknologi digital).

Konsep Otomatis

Beliau juga memaparkan tentang kawasan rawan, kegiatan  edukasi informasi, deteksi dini ten urine, kegiatan rehabilitasi dan penangkapan” para bandar narkotika yang dilakukan oleh tim pemberantasan BNNP Bali.  Beliau menghimbau agar masyarakat Bali ikut bekerjasama dalam perang melawan narkoba utk wujudkan Bali Bersinar menuju Indonesia Bersinar, beliau juga menghimbau para peserta utk memfollow akun sosmed BNNP Bali.

Konsep Otomatis

Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kabid Pemberantasan membahas tentang kegiatan Hard Power. Beliau memaparkan tentang peta penyelundupan narkoba yang ada di Bali. Prevalensi Penyalahguna ,Jumlah Narapidana Narkoba di Provinsi Bali. Dijelaskan juga tentang strategi Pencegahan Narkotika Masuk Rumah Detensi yaitu lakukan pembinaan terus menerus tentang bahaya narkoba, pengecekan para petugas dan penghuni rumah detensi dengan alat tes urine secara rutin, siapkan sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan tugas pokok seperti alat tes urine ,mesin x-ray, bangunan kantor dan ruangan detensi yang memadai, prosedur kera yang jelas. Kabid Pemberantasan juga menjelaskan   tentang jenis” narkotika yang sering beredar di Bali.

Konsep Otomatis

Disampaikan juga Modus Penyelundupan Narkotika seperti penyelundupan narkotika di badan ( ditelan, di lingkaran perut, di balut di paha dan betis, di selangkangan , di dalam pembalut wanita). Penyembunyian di barang bawaan ( di dalam kaleng sarden, dilarutkan di pakaian, di dalam sarang burung, di buku alkitab, di dalam bungkusan milo, di kancing pakaian, didalam sepatu/sandal, di dalam makanan ringan ,di koper,tabung gas, bungkusan makanan, dibawah jok mobil). Penyembunyian di barang kiriman ( di dinding kontainer, dinding kardus, di dlm timba cat, di dalam elektronik power suply, larutan shabu di dalam bola mainan anak). Barang bawaan crew kapal (dibawa oleh kapal ikan asing, dibawa oleh nelayan/ABK).Selanjutnya pemberian materi dari Kabid P2M I Ketut Suandika,SH.,MH ttg Soft Power ( kegiatan di bidang pencegahan dan pemberdyaan masyarakat). Sesuai Inpres no.2 tahun 2020 kepada instansi pemerintah maupun swasta untuk ikut serta melaksanakan kegiatan P4GN bersinergi dengan BNN salah satunya dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan deteksi dini tes urine dengan menggunakan anggaran dari instansi masing”. Kabid P2M juga menyampaikan tentang sifat jahat narkoba yaitu ( habitual, adiktif, toleran) dimana ketiga sifat tersebut dapat merusak organ tubuh dan mental seorang pengguna narkoba. Dijelaskan pula tentang efek narkoba pada sistem syaraf  (Depresan/downer, Stimulan/Upper, Halusinogen).Dijelaskan juga tentang ciri” penyalahguna narkotika.Kabid P2M juga menghimbau agar di masing” instansi membuat regulasi tentang narkotika, membuat satuan tugas dalam P4GN. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi.

#BNNP Bali

#IndonesiaBersinar

#WarOnDrugs

#Bersih Covid19

#Bersih Narkoba

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel