Berita Kegiatan

Sidang Disiplin Jatuhkan Sanksi Berat, Oknum Asn BNNK Bone Bolango Terancam “Turun Pangkat dan Demosi”

Dibaca: 0 Oleh 26 Okt 2018November 7th, 2020Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Gorontalo – Sidang pelanggaran disiplin berat terhadap oknum ASN BNNK Bone Bolango berinisial AA alias Kib kembali dilanjutkan di kantor BNNK Bone Bolango. (12/10)

Sidang yang dipimpin oleh Kepala BNNK Bone Bolango, Abd. Haris Pakaya, S.Pd , M.Si merupakan sidang pelanggaran disiplin kedua setelah dilakukan sidang disiplin yang pertama tanggal 05 Oktober 2018 silam.

Seperti yang diketahui, AA alias Kib diduga melakukan pelanggaran PP Nomor 53 tahun 2010 pasal 3 ayat 11 yakni  tidak masuk kerja dan menaati jam kerja lebih dari 45 hari kerja.

Sidang disiplin kali ini yakni pembacaan tuntutan dari Penuntut Umum, AKP Fredy Rubai, SH., setelah mendengarkan keterangan saksi bahwa AA tidak masuk kerja sebanyak 247 hari kerja terhitung mulai bulan Juli 2017 s.d. Februari 2018.

Sidang Disiplin Jatuhkan Sanksi Berat, Oknum Asn BNNK Bone Bolango Terancam "Turun Pangkat dan Demosi"

“Setelah mendengarkan keterangan saksi, bahwa Terperiksa (AA : red) tidak masuk kerja selama 178 hari tahun 2017 dan 69 hari pada tahun 2018”, ungkap Fredy.

“Jadi tuntukan kami kepada terperiksa sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010 pasal 10 ayat 9 huruf a dan b dengan hukuman yakni penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun dan pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah (demosi : red)”, ungkap Polisi yang juga mantan Kepala Seksi Pemberantasan BNNK Bone Bolango ini

Sidang lanjutan yang diskorsing (penundaan sementara waktu :red) selama 2 kali ini berlangsung alot karena Pembela tidak setuju dengan tuntutan yang dibacakan Penuntut Umum.

“Sesuai tuntutan dari penuntut umum bahwa terperiksa diberi tuntutan sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010 pasal 10 ayat 9 huruf a dan b. Namun beliau juga sebagai manusia sudah mengakui kesalahannya dan dengan sadar bahwa kesalahannya itu tidak akan diulanginya lagi”, ungkap Mulyati Imran, SKM selaku Pembela.

“Jadi saya berharap tuntutan ini bisa dikurangi dengan hukuman pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah bagi PNS yang menduduki jabatan struktural atau fungsional tertentu yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 36 (tiga puluh enam) sampai dengan 40 (empat puluh) hari kerja sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010 pasal 10 ayat 9 huruf b”, tambah Pembela yang juga sebagai Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Bone Bolango ini.

Sidang Disiplin Jatuhkan Sanksi Berat, Oknum Asn BNNK Bone Bolango Terancam "Turun Pangkat dan Demosi"

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel