Pemberantasan

Rapat Sinergitas Tim Interdiksi Terpadu Provinsi Bali

Dibaca: 0 Oleh 23 Sep 2021September 24th, 2021Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

BNNP Bali melalui Bidang Pemberantasan menggelar rapat sinergitas Tim Interdiksi Terpadu Provinsi Bali. Kegiatan dibuka oleh Kepala BNNP Bali Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, S.H., M.Si.  didampingi oleh Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Bali (I Putu Agus Arjaya, S.E., M.Si.) serta Kabid P2 DJBC Kanwil Bali, NTB dan NTT (M Yahyakan, S.Sos, M.M.).

Konsep Otomatis

Adapun maksud dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan Narkotika dan Prekursor Narkotika di wilayah udara, laut, perairan, darat, dan lintas batas. Dengan tujuan yang diharapkan menyamakan persepsi dan menyatukan tindakan dalam gerak dan langkah Teknis Operasional Pelaksanaan Interdiksi terpadu di wilayah hukum Provinsi Bali dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sebagaimana yang tertuang dalam keputusan Kepala BNN NOMOR : KEP/516/XI/2012/BNN Tentang Teknis Operasional Pelaksanaan Interdiksi Terpadu.

Kabid Pemberantasan BNNP Bali dalam kesempatan pertama memaparkan tentang Strategi PG4N terkait Supply, Demand dan Harm Reduction, Tingkat Prevelansi penyalahgunaan narkotika di Provinsi Bali serta Strategi BNN dalam upaya P4GN diantaranya Soft Power, Hard Power dan Smart Power. Selain itu juga dibahas tentang latar belakang dibentuknya Tim Interdiksi Terpadu Provinsi Bali, Struktur Organisasi, Jenis Operasi dalam pelaksanaan Interdiksi serta keberhasilan Tim Interdiksi Terpasdu Provinsi Bali selama ini, diantaranya adalah pengungkapan kasus melalui controlled delivery bersama Kanwil DJBC Bali, BC Ngurah Rai dan BC Denpasar serta analisa bersama dalam pengungkapan kasus narkotika di bandara internasional I Gusti Ngurah Rai.

Konsep Otomatis

Adapun point-point yang dibahas dalam rapat sinergitas ini diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Permasalahan Narkotika sekarang ini benar – benar telah menjadi ancaman serius karena merupakan kejahatan transnasional (transnational crime) yang hanya bisa dilawan melalui pola kerjasama dengan semua pihak.
  2. Perlu adanya wadah dalam pencegahan peredaran gelap narkotika dalam hal ini sudah terbentuk Tim Interdiksi Terpadu Provinsi Bali dengan membuat surat perintah pada saat operasi.
  3. Kegiatan-kegiatan operasi rutin dan operasi khusus Interdiksi Terpadu akan terus berjalan diantaranya adalah passenger analisis pada airport dan seaport baik internasional maupun domestic, pengawasan terhadap paket kiriman pada Perusahaan Jasa Titipan (PJT) melalui deteksi mobile X-Ray ataupun penggunaan satwa K-9, serta pengawasan keimigrasian melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora).
  4. Rencana kunjungan para Pimpinan masing-masing satker ke Posko Interdiksi Terpadu yang ada di Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Acara kemudian dilanjutkan ke sesi diskusi interaktif dengan kesimpulan, Sbb:

Kabid P2 DJBC Kanwil Bali, NTB dan NTT dalam kesempatan ini menyampaikan, bahwa kita sudah sepakat bahwa narkotika adalah kejahatan extraordinary, jika kita bisa bersinergi dan berkolaborasi maka akan sesuai dengan tujuan.  Sinergi bersama yg telah dilakukan diantaranya adalah beberapa pencegatan terhadap barang kiriman dari PJT.

Ditambahkan oleh Kabid P2 bahwa pintu masuk barang dari luar negeri melalui kantor pos ke wilayah Bali, NTB,NTT, saat ini menjadi 1 pintu yakni melalui Kantor Pos Bali, karena Kantor Pos NTB dan NTT saat ini tidak beroperasi. Harapan kedepan untuk anggota operasional BC dan lainnya agar diberikan atau dilakukan refreshment terkait pelatihan2 interdiksi.

Kasi Inteldakim Kanim Dps menyampaikan bahwa Kanim Dps Sangat mendukung adanya payung hukum melalui sprint gabungan terkait kegiatan operasi bersama. Kedepan apabila Kanim Denpasar melalui Seksi Inteldakim ada melakukan operasi terhadap WNA akan melibatkan BNNP Bali. Kasi P2 Ngurah Rai menyampaikan tentang permintaan laporan tindak lanjut terkait tegahan sebagai bahan laporan kami.

Kasi P2 Dps menjelaskan terkait beberapa kegiatan sinergitas melalui pencegatan narkotika melalui pengawasan di seluruh PJT seluruh wilayah Provinsi Bali. Harapan kami setiap kegiatan pengungkapan narkotika untuk lebih ditingkatkan agar hal tersebut bisa menjadi penguatan bagi kami. Airport Security Protection Manager AP1 Ngurah Rai menyampaikan bahwa siap untuk bersinergi dengan Tim Interdiksi Terpadu terkait pencegahan peredaran gelap narkotika di wilayah Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Ketua AOC juga menyampaikan dukungan dibentuknya Tim Interdiksi Terpadu Provinsi Bali, dimana AOC akan memfasilitasi kepada seluruh maskapai terkait support data khususnya manifest penumpang.

#WarOnDrugs

#TimInterdiksiTerpaduProvinsiBali

#Interdiksi

#indonesiaBersinar

#BaliBersinar

#BNNPBali

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel