#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Merebaknya pengedaran hingga penggunaan narkoba dikalangan pelajar kian mengkhawatirkan. Penyebaran narkoba saat ini dapat diantisipasi dengan kerjasama seluruh elemen masyarakat. Terutama orangtua di rumah, dan guru ketika para pelajar berada di sekolah.

Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol Drs. I Putu Gede Suastawa, SH didampingi Kepala BNN Kota Denpasar AKBP Hagyono,SH,MH menjadi narasumber Kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba. Kegiatan ini diikuti oleh peserta 30 orang guru pembina Kelompok Siswa Peduli Aids dan Narkoba (KSPAN). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Vassini,Denpasar pada Selasa (10/03)

Penyalahgunaan narkoba di kalangan milenial saat ini menjadi permasalahan global di berbagai negara, termasuk di Indonesia dan Bali sebagai wilayah pariwisata. jumlah penyalahguna narkoba di tahun 2018 sebanyak 31.178 orang dilingkungan pekerja dan sebanyak 355 di lingkungan pelajar atau mahasiswa adalah pecandu, dimana Bali menempati rangking 9 dan 13 rangking Prevalensi dari 13 provinsi yang diteliti oleh Puslidatin BNN Bersama Pusat Penelitian kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI. Ka BNNP Bali memaparkan tentang peran guru di lingkungan sekolah juga harus dapat membuat anak didiknya memiliki kepercayaan diri untuk berani menolak pemberian apapun dari orang yang tidak dikenal.

Pada HANI ( Hari Anti Narkotika Internasional) pada 26 Juni 2016 lalu, BNNP Bali bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali meluncurkan kurikulum terintegrasi tentang bahaya narkoba. Materi pelajaran tersebut terintegrasi dalam lima mata pelajaran untuk tingkat SLTP dan SLTA se-Bali. Bali merupakan provinsi kedua setelah Jawa Timur yang menerapkan kurikulum terintegrasi pemberantasan narkoba sejak di bangku sekolah.‎‎

Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan guru Pembina KSPAN SMA/SMK se- Kota Denpasar sebagai relawan, kepanjangan tangan BNN sebagai penyuluh yg mampu menyampaikan materi2 terkait bahaya narkoba, sebagai inisiator yang memprakarsai program2 P4GN di masyarakat, sebagai fasilitator yang mampu menyampaikan informasi terkait peredaran gelap narkoba di lingkungannya.

#stopnarkoba