Profil Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNNP Bali

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu pendekatan atau strategi, masyarakat diberikan kuasa dan kekuatan (empowering community) melalui peningkatan pengetahuan dan ketrampilan supaya mereka mampu mengidentifikasi dan memprioritaskan kebutuhan mereka dan kemudian dapat mencari sumber daya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dan akhirnya mengambil aksi secara bersama-sama.

Dalam pelaksanaan tugas Pencegahan, Pembrantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di bidang pemberdayaan masyarakat, prinsip yang mendasar adalah bahwa dalam penanggulangan penyalahgunaan Narkoba yang semula pemberian pelayanan kepada sasaran tertentu di masyarakat, menjadi pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan dan melaksanakan rencana kegiatan mereka sendiri. Oleh karena itu masyarakat perlu digerakkan agar mampu mengatasi masalah mereka sendiri. Tugas pemerintah adalah sebagai fasilitator, yang mendorong proses membangun kesadaran masyarakat, membangun system dan mekanisme kerja, menyusun pedoman, melatih dan mendidik sumber daya manusia, serta membina masyarakat agar mampu menyusun dan melaksanakan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri. Apabila pemberdayaan masyarakat ini sudah dilaksanakan dengan baik, pemerintah telah melaksanakan fungsinya yaitu memberdayakan masyarakat (empowering) maka selanjutnya diharapkan masyarakat akan berperan serta aktif untuk menanggulangi permasalahan narkoba di lingkungannya.

Bidang pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan programnya, memiliki dua seksi yaitu :

  1. Seksi peran serta masyarakat dan rehabilitasi

Peran serta masyarakat adalah keikut sertaan masyarakat untukberpartisipasi aktif dalam memerangi bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dari berbagai elemen masyarakat baik pemerintah, BUMN, swasta dan seluruh komponen masyarakat lainnya untuk menciptakan lingkungan bebas narkoba.

  1. Seksi pemberdayaan alternatif :

Pemberdayaan alternative merupakan proses interaktif dalam membangun dan memberdayakan masyarakat pada daerah-daerah rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui proses kerjasama yang melibatkan masyarakat sehingga dapat merubah mindset para pelaku kejahatan narkoba dari pekerjaan yang illegal kepada pekerjaan yang legal dan mampu hidup secara mendiri tanpa bersentuhan lagi dengan narkoba.

Beberapa implementasi dari kegiatan pemberdayaan masyarakat pada Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali adalah :

  1. Memfasilitasi kegiatan test urine di berbagai lingkungan kampus dan lingkungan kerja baik negeri maupun swasta berdasarkan permintaan mereka sendiri, dalam mewujudkan program P4GN di lingkungan mereka.
  2. Memfasilitasi para pecandu yang ingin mengikuti kegiatan rehabilitasi narkoba di balai-balai rehabilitasi BNN berdasarkan permohonan.
  3. Melakukan kerja sama dalam pemasangan spanduk ajakan untuk mengikuti rehabilitasi.