Tugas dan Fungsi Bidang Pemberantasan BNNP Bali :

Bidang Pemberantasan BNNP Bali mempunyai tugas melaksanakan P4GN di bidang pemberantasan dalam wilayah Provinsi Bali.

Dalam melaksanakan tugas, maka Bidang Pemberantasan memiliki fungsi seperti berikut :

  1. Pelaksaanaan kegiatan intelijen berbasis teknologi dalam wilayah Provinsi Bali;
  2. Pelaksanaan Penyidikan, penindakan, dan pengejaran dalam rangka pemutusan jaringan kejahatan teroorganisasi penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika Psikotropika, precursor, dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol dalam wilayah Provinsi Bali.
  3. Pelaksanaan pengawasan tahanan, barang bukti dan aset dalam Wilayah Provinsi Bali.
  4. Pelaksanaan bimbingan teknis P4GN di bidang pemberantasan melalui intelijen dan interdiksi kepada Badan Narkotika Nasional Kab/kota.

 

 

Seksi Intelijen

Seksi Intelijen dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas melakukan penyiapan pelaksanaan kegiatan intelijen berbasis teknologi dalam wilayah Provinsi Bali dan penyiapan bimbingan teknis kegiatan intelijen berbasis teknologi kepada Badan Narkotika Nasional Kab/Kota

Seksi Intelijen mempunyai tugas dengan rincian sebagai berikut :

  1. menyusun rencana kegiatan seksi intelijen BNNP Bali;
  2. melakukan Inventarisasi, identifikasi, analisis perhitungan informasi data tindak pidana narkotika dan precursor narkotika;
  3. melakukan tindakan pengawasan terhadap orang, barang atau tempat yang dicurigai dan atau atas informasi terjadinya kegiatan tindak pidana narkotika atau yang berkaitan sesuai undang undang Narkotika;
  4. melakukan pemetaan kasus dan daerah rawan peredaran gelap narkotika;
  5. melakukan kegiatan intelejen berbasis tekhnologi di wilayah Provinsi Bali;
  6. melaksanakan bimbingan teknis kegiatan intelijen berbasis teknologi kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota;
  7. melakukan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas;

 

Seksi Penyidikan, Penindakan & Pengejaran

Seksi penyidikan, penindakan, dan pengejaran dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas melakukan penyiapan pelaksanaan penyidikan, penindakan dan pengejaran dalam rangka pemutusan jaringan kejahatan teroorganisasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prokursor dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol dalam wilayah Provinsi Bali dan penyiapan bimbingan teknis kegiatan interdiksi kepada Badan Narkotika Nasional Kab/Kota.

Seksi penyidikan, penindakan, dan pengejaran, mempunyai tugas dengan rincian sebagai berikut :

  1. menyusun rencana kegiatan seksi penyidikan, penindakan dan pengejaran Bidang pemberantasan;
  2. melakukan inventarisasi, identifikasi, analisis data, perhitungan bahan informasi Tindak Pidana Narkotika dan Prekursor Narkotika;
  3. melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika dan precursor narkotika;
  4. melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana pencucian uang yang terkait dengan tindak pidana narkotika dan precursor narkotika;
  5. pelimpahan berkas perkara tindak pidana narkotika dan precursor narkotika serta tindak pidana pencucian uang yang terkait dengan tindak pidana narkotika dan precursor narkotika kepada penuntut umum;
  6. melakukan koordinasi lintas sektoral dalam rangka interdiksi  daerah rawan peredaran gelap narkotika;
  7. melakukan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas;

 

Seksi Pengawasan Tahanan, Barang Bukti & Aset

Seksi Pengawasan Tahanan, Barang Bukti dan Aset dimpimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas melakukan penyiapan pelaksanaan pengawasan tahanan, barang bukti dan aset dalam wilayah Provinsi Bali

Seksi pengawasan tahanan, barang bukti dan aset mempunyai tugas dengan rincian sebagai berikut :

  1. menyusun rencana kegiatan seksi pengawasan tahanan barang bukti, dan aset Bidang Pemberantasan.
  2. melakukan inventarisasi, identifikasi, analisis perhitungan informasi tindak Pidana narkotika, termasuk melakukan pendataan barang bukti , tahanan, dan aset tersangka baik yang ditangani BNNP, maupun pada lembaga Penegak Hukum lainnya,
  3. menginventarisasir data Tindak Pidana Narkotika dan atau precursor narkotika, tahanan, barang bukti  dan aset yang berkaitan dengan kasus sebagaimana dimaksud.
  4. melakukan Koordinasi Lintas Sektor dengan aparat  penegak hukum  lainnya guna melaksanakan kegiatan P4GN.
  5. melakukan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas;