WhatsApp Image 2018-04-03 at 8.45.24 AM
571 ( Lima ratus Tujuh Puluh satu) Relawan Anti narkoba yang terdiri dari berbagai unsur anggota masyarakat, sebagian besar adalah pecalang di Kabupaten Jembrana dikukuhkan langsung oleh Kepala BNN RI Irjen Pol Heru Winarko didampingi oleh Deputi Pencegahan BNN RI Irjen Ali Johardi, Kepala BNNP Bali , Brigjen Pol Drs I Putu Gede Suastawa SH serta disaksikan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Kapolres Jembrana, serta SKPD Jembrana pada hari Jumat (23/03) pukul 19.00 wita bertempat di Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana.

Wakil Bupati Jembrana selaku ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) I Made Kembang Hartawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jembrana adalah kabupaten paling barat yang juga pintu masuk ke Pulau Bali dan tentu sangat rentan terhadap peredaran narkoba dan berkemungkinan besar untuk dijadikan tempat transit peredaran narkoba.

“Apabila generasi muda kita terkena narkoba maka hancurlah bangsa kita, maka itu kepada seluruh relawan yang dikukuhkan mari kita berjuang menjadi relawan anti narkoba dan kita dukung BNN ” pungkas wakil Bupati Jembrana.

Dalam kesempatan ini, Kepala BNN RI, Drs. Heru Winarko, S.H, memberikan apresiasi atas semangat yang ditunjukkan oleh elemen masyarakat Jembrana yang hadir berbondong-bondong untuk bersama menolak narkoba.

Kepada relawan yang sudah dilantik, Ka BNN RI berharap agar dengan ikrar yang sudah diucapkan maka mereka pantang untuk melanggar komitmennya.

“Para relawan harus bertekad dirinya tidak terjerat narkoba, dan harus paham apa itu narkoba dan dampaknya sehingga natinya bisa menjaga keluarga dan lingkungannya dari ancaman narkoba,” imbuh Heru di hadapan ratusan masyarakat yang hadir di Wantilan Pura Jaganatha Kabupaten Jembrana, Jumat (23/3).
WhatsApp Image 2018-04-03 at 8.45.24 AM(1)
Khususnya kepada relawan dari kalangan anak muda, KA BNN RI berpesan agar terus menjaga kreativitasnya dan senantiasa meningkatkan kemampuan diri agar memiliki nilai yang lebih dalam kehidupan di masa depannya.

“Kalian harus punya keterampilan lebih agar bisa survive nanti, karena itulah Hidup Sehat Hidup Tanpa Narkoba,” kata Kepala BNN dengan lantang

Pencanangan Desa Bersih Narkoba di Desa Budeng oleh Kepala BNN RI
Rehabilitasi Narkoba Untuk Kembalikan Penyalahguna Kembali Berdaya Guna