WhatsApp Image 2018-04-03 at 8.45.19 AM
Kepala BNN RI, Drs. Heru Winarko, S.H.,didampingi Deputi Bidang Pencegahan BNN Irjen Pol Ali Johardi, serta kepala BNNP Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa memberikan arahan pada seluruh jajaran di lingkungan BNNP Bali. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa melaksanakan tugas di BNN adalah ladang ibadah. Karena itulah, seluruh jajaran dituntut untuk senantiasa mengembangkan nilai kebudayaan kerja.

Di hadapan jajaran BNNP Bali, ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan tugas, harus berkembang dan tidak hanya terpaku pada pola kerja sebatas business as usual.

“Tidak boleh ada program yang copy paste, harus ada inovasi dalam bekerja, dan kita harus jeli melihat perkembangan di lapangan,” imbuh Ka BNN RI di ruang rapat BNNP Bali, Jumat (23/3).

Karena BNN ini merupakan lembaga aparat hukum, ia juga meminta agar seluruh jajaran di pusat umumnya dan di BNNP Bali khususnya agar paham akan masalah hukum meskipun bukan bagian dari bidang pekerjaannya.

Hal ini merupakan salah satu point dari langkah efektivitas dan efisiensi yang dipaparkan Kepala BNN. Selain itu, point penting lainnya yang perlu untuk menjadi catatan dalam rangka efektivitas dan efisisnesi organisasi antara lain : menata tugas fungsi unit organisasi yang lebih efektif ; memetakan kompetensi SDM sesuai tugas ;moratorium pembentukan BNNK ; mengoptimalisasi fungsi BNNK secara regional; mengembangkan sistem kerja P4GN berbasis masyarakat melalui sertifkasi kompetensi penggiat atau relawan anti narkoba dan
membentuk dewan pertimbangan pegawai yang diketuai Sestama dan Irtama sebagai penuntut dengan anggota para deputi.

Terkait penanggulangan masalah narkoba, Kepala BNN kembali menekankan bahwa langkah seimbang penanggulangan narkoba harus mencakup upaya demand reduction melalui pencegahan, supply reduction melalui pemberantasan dan harm reduction melalui rehabilitasi penyalah guna narkoba.

Dalam konteks demand reduction, Ka BNN RI mengarahkan agar pihak BNNP Bali mengoptimalkan fungsi pencegahan dengan titik fokus yang lebih ke kalangan ibu-ibu muda. Mereka diharapkan tidak hanya jadi objek tapi subjek dari upaya pencegahan. Karena itulah kalangan seperti di atas harus diberikan ToT agar bisa mempengaruhi lingkungannya.

Sebelum menutup arahannya, Kepala BNN kembali mengingatkan agar seluruh jajaran di BNN untuk selalu fokus dengan pekerjaannya di BNN dan fokus pada program P4GN yang simultan, satu tujuan.

Silaturahmi Kepala BNN RI Dengan Gubernur Bali
Pencanangan Desa Bersih Narkoba di Desa Budeng oleh Kepala BNN RI