P_20170306_115311 (1)

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN) menggandeng Media Bali post untuk memberantas peredaran narkoba. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan di Ruang meeting Crispy Duck , Jalan Cok Agung tresna,Denpasar,Senin (06/03) pukul 11.00 wita.

Kepala BNNP Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa mengatakan, peran media massa sangat penting dan strategis dalam mendukung pemberantasan narkoba melalui pemberitaan yang selalu menyajikan banyak permasalahan pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.

“Pemahaman masyarakat tentang narkoba tanpa peran media,adalah tidak mungkin.Pemberantasan narkoba diharapkan akan lebih cepat dan akurat melalui media massa. Salah satunya yaitu Bali Post sebagai salah satu media Cetak Besar di Bali,” ujar Ka BNNP Bali

Ka BNNP Bali mengatakan, dukungan pers dalam penanganan masalah narkoba mulai dari hulu sampai hilir, atau dari kegiatan preemtif dan preventif selama ini terus terjalin dengan baik. apalagi peran serta masyarakat tercantum dalam UU No 35 tahun 2009 pasal 104,105 dimana peran serta masyarakat sangat berperan dalam upaya Pencegahan dan pemberantasan.

Dalam MoU antara BNN dan Media Bali Post tersebut, Kepala BNNP Bali didampingi Kasubbag Sarpras Agus Purwadi.
Adapun yang hadir dari Bali Post antara lain Pemred Bali TV, Wakik Pemred Bali Post, dan tim Bali Post serta Bali TV.

Orang nomor satu di BNNP Bali itu menambahkan, kerja sama pemberantasan narkoba melalui MoU dengan Bali Post akan membantu BNNP Bali mempercepat penyebaran informasi akan bahaya narkoba kepada masyarakat. Selain itu juga semakin memperkuat hubungan kemitraan antara pers dengan BNNP Bali

Pemred Bali Post I Nyoman Wirata dalam sambutannya mengapresiasi langkah MOU ini,dimana Bali post sebagai media memiliki komitmen penuh untuk mendukung P4GN lewat pemberitaan kegiatan BNNP Bali kedepannya. Serta Grup Bali Post juga mendukung BNNP Bali lewat televisi yaitu Bali TV,media portal Online serta Radio-radio dalam grup Bali Post.

HUMAS BNNP BALI

Ka BNNP Bali membuka Program rumah damping Tahap Pertama pasca rehabilitasi di tahun 2017
Sosialisasi Bahaya Narkoba Pada Lapangan Kapten Mudita Bangli