20170928_083035
(28/09) Rencana pembangunan gedung Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng ,Karangasem dan Klungkung dalam waktu dekat akan segera terealisasikan. Apabila tidak ada kendala, maka tahun 2018 akan dilakukan pembangunan untuk lokasi baru untuk tiga BNNK ini.

Rapat final Pembentukan Instansi Vertikal Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Di Provinsi Bali Tahun 2017 dipimpin langsung oleh Sekretaris Utama BNN RI Irjen Pol. Drs. GatotSubiyaktoro didampingi oleh Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi BNN, Brigjen Polisi Dunan Ismail Isja dan Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol Drs I Putu Gede Suastawa SH dengan dihadiri oleh para Perwakilan dari masing-masing wakil Bupati yang akan didirikan BNNK yaitu perwakilan wakil bupati Buleleng,Kepala Kesbangpol Karangasem, dan Klungkung. Kegiatan ini bertempat di Kantor BNNP Bali Jalan Kamboja No 8 Denpasar pukul 08.30 wita.

Dalam sambutannya Ka BNNP Bali mengapresiasi SESTAMA dan tim BNN RI yang datang untuk melakukan kesiapan pembentukan BNNK di tengah-tengah suasana mencekam Gunung Agung.

“Prevalensi Provinsi Bali di urutan ke 11 seluruh Indonesia, sehingga masuk zona yang patut diwaspadai, dengan pembentukan BNNK ini diharapkan kegiatan P4GN dapat makin kuat” ungkap Ka BNNP Bali.

Hasil pengajuan terhadap BNNK yang akan dibangun sudah dilaksanakan 2-3 tahun yang lalu oleh BNNP namun baru tahun inilah Kemenpan RB menyetujui pembangunan 3 BNNK di tahun 2018 yaitu kabupaten Klungkung, Kabupaten Buleleng, dan Kabupaten Karangasem. Maka hasil ini haruslah diupayakan semaksimal mungkin sebagai upaya penyelamatan masyarakat Bali

“Bali adalah salah barometer pariwisata di Indonesia,hasil pengungkapan BNNP Bali selama ini sudah menunjukkan bahwa Bali kini dijadikan tempat pembuatan narkotika, salah satunya setelah ditemukan pabrik narkotika rumahan” ungkap Sestama BNN RI dihadapan para undangan.

Sestama BNN RI mengharapkan setelah 3 BNNK terbentuk dapat makin memperkuat program BNN di Bali, serta perlunya memperkuat koordinasi antara BNN dengan aparat penegak hukum lain, serta upaya BNN yang mengadakan anjing K9 untuk  BNNP Sebagai Indonesia di waktu dekat.

“Dukungan pemerintah terhadap pembentukan BNNK ini sudah disetujui pada 28 Agustus 2017 lalu oleh KEMENPAN RB,hal ini merupakan langkah yang baik dan parameternya telah disepakati” tambah Karo kepegawaian BNN RI.

Dari 83 kabupaten Kota yang diajukan oleh BNN RI, Baru 21 BNNK/Kota yang telah disetujui oleh KEMENPAN RB yaitu salah satunya 3 Kabupaten Di Bali.  Paparan berbagai perwakilan dari Kabupaten yaitu membahas beberapa poin yaitu tingkat kecanduan di kabupaten yang akan dibangun meningkat tiap tahun, kesiapan lahan minimal 15 are, kesiapan personil, dan dana pendamping tiap Kabupaten.

“Semua wilayah laut di Bali adalah entry point yang merupakan warning bagi kita semua,di 3 BNNK yang akan terbentuk sudah merupakan wilayah yang pantas untuk pembentukannya BNNK ini, dan siap bangun” tutup Sestama BNN RI.
SESTAMA Beserta Tim Mengunjungi Lokasi BNNK Baru
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CPNS BNN 2017